Aceh Jaya, 30 Oktober 2025 — Di tengah semilir angin pesisir dan hijaunya hamparan sawah Tanoh Anoe, semangat pendidikan Islam berbalut inovasi kembali berkobar. SMP Swasta Darun Nizham, sekolah pelopor SIRAMBI (Sekolah Islam Berbasis Industri), menggelar lomba Cerdas Tangkas Cermat Familiar (CTCF) dan Tahfiz SD MI TPA dan SMP Mitra telah memasuki edisi tahun ke-3 yang menyatukan 16 sekolah dari Aceh Jaya dan Aceh Barat. Dari seluruh peserta, enam sekolah terbaik akhirnya melangkah ke babak final dengan penuh semangat dan harapan.
Mereka adalah: SDN 4 Teunom Desa Padang Kleng, TPA Darul Istiqamah Gampong Baro, MIS Tuwie Kareng, MIN 5 Aceh Jaya Desa Keude Panga, SDN 3 Pasie Raya Desa Pasi Tubee, dan MIN 12 Aceh Jaya Desa Ceuracee. Kegiatan yang berlangsung dari 22 Oktober hingga 4 November 2025 ini bukan sekadar lomba, melainkan panggung inspirasi pendidikan Islam modern . Kepala SMP Darun Nizham, Ridwan, S.Pd. I., MA., M.Pd. , yang juga kandidat doktor pendidikan, tampak haru sekaligus bersemangat saat menyaksikan antusiasme peserta dari berbagai pelosok daerah. “Saya sangat terharu dan bangga. Lomba ini bukan sekedar ajang kompetisi, tapi wadah untuk menumbuhkan semangat inovasi dan karakter Islami dalam dunia pendidikan kita,” ungkap Ridwan dengan mata berbinar.
Ketua Panitia, Sulaiman, S.Pd., menambahkan bahwa kegiatan ini adalah bentuk nyata pelatihan karakter Islami dan pelestarian budaya di era digital. “Ini lebih dari sekedar lomba antar sekolah. Nilai-nilai religius, sportivitas, dan kerja sama yang terkandung di dalamnya adalah warisan moral yang harus kita jaga,” ujarnya penuh semangat. Menariknya, lomba kali ini juga dimeriahkan dengan peran aktif siswa SMP Darun Nizham sebagai panitia muda yang terjun langsung ke lapangan. Salah satunya, Rasyidah dan Nur Hafijah, mencuri perhatian karena keterlibatannya dalam kegiatan sosial dan koordinasi antar sekolah mitra.
Selain lomba, kegiatan ini akan ditutup dengan resepsi akbar 6 November 2025 yang dirangkai dengan pengukuhan Inovasi SIRAMBI, penandatanganan MoU, dan penandatanganan prasasti oleh Bupati Aceh Jaya, Safwandi, S.Sos. Tak kalah menarik, panitia juga akan memberikan penghargaan kepada 27 tokoh inspiratif lintas sektor — mulai dari anggota DPRA, insan pers, hingga guru purnatugas — sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi mereka terhadap pendidikan dan masyarakat. Suasana kebersamaan terasa begitu kuat. Para peserta lomba tidak hanya menunjukkan kemampuan intelektual dan hafalan Al-Qur'an, tetapi juga menghidupkan semangat kompetisi sehat yang mencerminkan nilai-nilai keislaman dan kemandirian. “Kami ingin menunjukkan bahwa sekolah Islam mampu melahirkan generasi yang inovatif sekaligus religius,” tutup Ridwan penuh keyakinan.
Melalui lomba CTCF dan Tahfiz ini, SMP Darun Nizham bersama mitra SIRAMBI berhasil membuktikan bahwa pendidikan bukan hanya tentang angka dan nilai, tetapi tentang membangun karakter, kecintaan pada ilmu, dan kepedulian terhadap lingkungan sosial. Sebuah langkah kecil dari Aceh Jaya, namun dengan dampak besar bagi masa depan pendidikan Islam di Indonesia.
—
Ridwan dan Redaksi angkasanew.com

Tidak ada komentar:
Posting Komentar